Search This Blog

Loading...

Tuesday, October 11, 2005

Bin Dawood



JARINGAN supermarket yang lumayan terkenal di Mekkah, namanya Bin Dawood. Saya tidak tahu, mengapa namanya begini. Supermarket ini menjual berbagai keperluan sehari-hari, termasuk untuk jamaah haji dan umrah. Mau beli kain ihram? Sabuk? Sajadah? Semua ada. Kalo Anda mau tak sempat membawa baju ihram dari Indonesia, tak usah khawatir. Bin Dawood menjawab kebutuhan Anda.

Beberapa kali saya dan mommy ke Bin Dawood. Jaraknya hanya 100-an meter dari tempat kami menginap. Macam-macam saja acaranya. Membeli korma, obat wajah, hingga kacang arab.

Yang tak kalah penting, membeli mainan buat Darrel. Kata mommy, ‘’Jangan sampai, pas kita sampai di bandara ketemu Dayen, ia bertanya dapat oleh-oleh apa…’’

Butuh dua hari untuk memilihkan mainan buat Dayen. Ternyata sebagian besar mainan di Bin Dawood adalah buatah China. Mobil, tank, traktor, motor, juga mobil prototipe, semuanya bikinan China. Barang-barang itu bisa dengan gampang kita peroleh di Giant.

Apa dong yang khas?
‘’Coba deh, lihat boneka onta,’’ kata Mommy.
Ah, masak sih boneka onta? Bukankah kita sudah punya, oleh-oleh waktu haji lima tahun lalu? Setelah pusing memikir, akhirnya mommy bilang, ‘’Sudah deh Yah, beli saja satu mobil. Nanti kalo di Jeddah kita nggak sempat lo…’’
Akhirnya Dayen dibelikan satu mobil yang bisa dikendalikan dari jauh. Warnanya merah. Mobil ini menggunakan baterai biasa, sebanyak empat buah. Lumayan sih ongkosnya…


Betul juga, sewaktu di Jeddah, saya dan Mommy tak gampang lagi membeli mainan. Sewaktu ke Al Balad, salah satu pusat belanja di situ, mainannya jelek-jelek. ‘’Sukur kita sudah beli di Bin Dawood kemarin,’’ kata Mommy.

Setiba di Bandara Jakarta, Darrel sudah menunggu. Ia ditemani Tante Uti. ‘’Mobilnya mana?’’ tanyanya. Sebetulnya gampang untuk memberikannya. Tapi, kalo Darrel bermain mobil-mobilan di situ, bisa bikin geger semua.

Maka, sewaktu di dalam mobil –ini mobil beneran—Darrel lebih asyik makan kentang goreng dari KFC.

No comments: